EKONOMI

DEFINISI EKONOMI

Dari Wikipedia Bahasa Indonesia, dijelaskan bahwa Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa. Istilah Ekonomi sendiri berasal dari bahasa yunani yaitu oikos=keluarga atau rumah tangga, nomos=peraturan atau hukum.
Sedangkan Menurut Islam Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari segala prilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dengan tujuan memperoleh falah (kedamaian & kesejahteraan dunia-akhirat). Islam (dalam Ekonomi) berfungsi sebagai identitas tanpa mempengaruhi makna atau definisi ekonomi itu sendiri. Karena definisinya lebih ditentukan oleh perspektif atau lebih tepat lagi worldview yang digunakan sebagai landasan nilai.
Ekonomi Dalam kupasan Aristoteles (384-322 B.C.) dibedakan antara oikonomi yang menyelidiki peraturan rumah tangga yang merupakan arti asli bagi istilah ekonomi, dan chrematisti yang mempelajari peraturan-peraturan tukar-menukar dan karenanya pemikiran ini dapat disebut sebagai perintis jalan bagi berkembangnya teori ilmu ekonomi. Dijelaskan selanjutnya bahwa kepala rumah tangga harus mengusahakan pemenuhan kebutuhan secara baik dalam. Jikalau suatu “Oikos” mempunyai kelebihan sesuatu maka dengan sendirinya dan pada tempatnya ditukarkan dengan barang-barang yang berlebihan di rumah tangga yang lain. Berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa suatu barang dapat digunakan dengan dua jalan yaitu kemungkinan untuk dipakai dan kemungkinan untuk ditukarkan dengan barang lain. Alhasil dari situ dapat diperoleh pengertian di dalam ilmu ekonomi tentang nilai pemakaian dan nilai pertukaran. Kegiatan pertukaran barang dikerjakan oleh para pedagang sebagai mata pencaharian mereka, hal mana sejalan dengan tujuan chrematisti, meskipun menurut para filsuf Yunani pada waktu itu kurang mendapatkan penghargaan kepada kegiatan (profesi) pedagang.

Dijabarkan Juga oleh (Ingg: scarcity), Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan.

Definisi Ekonomi Menurut Para Ahli
A. Menurut MEL VILYE J ULMER :
Ilmu Ekonomi, yaitu ilmu pengetahuan tentang kegiatan-kegiatan manusia yang berhubungan dengan proses produksi, distribusi dan konsumsi.
B.  Menurut OSCAR LANGEN :
Ilmu Ekonomi, yaitu mempelajari tata administrasi dari resources sedemikian rupa sehingga dapat digunakan bagi kehidupan manusia sebaik-baiknya.
C. Menurut ALBERT L MEYERS :
Ilmu Ekonomi, yaitu ilmu pengetahuan yang mempersoalkan kebutuhan dan pemuas kebutuhan manusia.
D. Menurut PROF. DR. J.L. MEY JR. :
Ekonomi, yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari usaha manusia kearah kemakmuran.
E. Menurut LIONEL ROBBINS :
Ekonomi, yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia dalam hubungannya pemenuhan kebutuhan yang langka.
F. Menurut FRANK KNIFHT :
Studi mengenai ilmu ekonomi, yaitu studi mengenai cara bertindak ekonomis.
G. Menurut HENNIPMAN :
Bagian terbesar dari pada teori ekonomi, terutama teori nilai, bertugas untuk menganalisa manusia dan reaksinya dalam kehidupan ekonomi.
H. Menurut DR. SOELISTIJO, MBA :
Ilmu Ekonomi, yaitu ilmu yang mempelajari bagaimana orang dan masyarakat menentukan pilihan mengenai penggunaan sumber daya yang langka dan mempunyai kemungkinan penggunaan alternatif untuk menghasilkan berbagai barang dan jasa serta mendistribusikannya untuk konsumsi berbagai-bagai orang dan kelompok orang yang terdapat dalam masyarakat, baik kini maupun masa datang dan dengan menggunakan uang ataupun tidak.

Sumber : http://definisi-pengertian.blogspot.com/2010/05/definisi-ekonomi.html

http://yonazfirnando.blogspot.com/2010/06/ilmu-ekonomi-adalah-ilmu-yang.html

Masalah pokok dalam ekonomi dan cara mengatasinya

Pokok masalah ekonomi ada tiga, yaitu: produksi, konsumsi dan distribusi.

  • Produksi, menyangkut masalah usaha atau kegiatan yang menciptakan atau menambah kegunaan suatu benda.
  • Konsumsi, menyangkut kegiatan menghabiskan atau mengurangi kegunaan suatu benda.
  • Distribusi, menyangkut kegiatan menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen.

Pokok masalah tadi selanjutnya diperluas oleh aliran ekonomi modern, yaitu apa dan berapa, bagaimana, dan untuk siapa barang diproduksi

Apa dan Berapa (What).

Masalah ini menyangkut persoalan jenis dan jumlah barang/jasa yang perlu diproduksi agar sesuai kebutuhan masyarakat: apakah bahan makanan yang dipilih? apakah pakaian, tempat tinggal atau jasa lain? serta berapa banyak barang tersebut diproduksi?

Bagaimana(How).

Setelah jenis dan jumlah produksi dipilih, persoalan yang harus dipecahkan adalah: bagaimana barang tersebut diproduksi? siapa yang memproduksi? sumber daya apa yang digunakan? teknologi apa yang digunakan?

Untuk siapa(For Whom)


Setelah pemecahan persoalan bagaimana memproduksi lebih lanjut adalah: untuk siapa ( for whom) barang yang akan diproduksi? siapa yang harus menikmati?


Menurut Boediono (1994), permasalahan pokok dalam ekonomi makro dapat digolongkan ke dalam dua macam, yaitu :
1. Masalah Jangka Pendek (Masalah Stabilisasi)
Masalah ini berkaitan dengan bagaimana “menyetir” perekonomian nasional dari bulan ke bulan, dari triwulan ke triwulan atau dari tahun ke tahun, agar terhindar dari tiga penyakit makro, yaitu, (1) inflasi, (2) pengangguran, dan (3) ketimpangan dalam neraca pembayaran.

2. Masalah Jangka Panjang (Masalah Pertumbuhan)
Masalah ini adalah bagaimana kita menyetir perekonomian agar ada keserasian antara pertumbuhan penduduk, pertambahan kapasitas produksi, dan tersedianya dana untuk investasi. Pada dasarnya masalahnya juga berkisar pada bagaimana menghindari ketiga penyakit makro di atas, tetapi perspektif waktunya lebih panjang ( 5 tahun, 10 tahun, atau bahkan 25 tahun).

Dari gambaran masalah ekonomi di atas, terdapat beberapa cara pemecahan masalah dalam perekonomian, antara lain sebagai berikut :

a. Masalah Jangka Pendek
Pemecahan masalah ekonomi jangka pendek dapat dilakukan dengan cara antara lain :
– menambah jumlah uang yang beredar
– menurunkan tingkat bunga
– mengenakan pajak impor
– menurunkan pajak pendapatan atau pajak penjualan
– menambah pengeluaran pemerintah
– mengeluarkan obligasi pemerintah dan sebagainya.

b. Masalah Jangka Panjang
Pemecahan masalah ekonomi jangka panjang harus menerapkan kebijakan yang berkaitan dengan masalah jangka panjang, seperti kebijakan yang berkaitan dengan kapasitas total perekonomian, jumlah penduduk dan angkatan kerja, serta lembaga-lembaga sosial-politik-ekonomi yang ada.Kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan pengeluaran pemerintah dan perpajakan dikenal sebagai kebijakan fiskal. Kebijakan yang berkaitan dengan penawaran dan permintaan uang dikenal dengan kebijakan moneter.

Menurut Samuelson dan Nordhaus (1997 : 78-88) , untuk mengevaluasi keberhasilan suatu perekonomian secara keseluruhan, para ekonom memandangnya dari empat bidang yaitu : output, kesempatan kerja, stabilitas harga, dan perdagangan internasional.

Sumber  : http://oziekonomi.wordpress.com/materi/materi-kelas-x/masalah-pokok-ekonomi/

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/masalah-pokok-ekonomi/

Jenis-jenis sistem prekonomian yang ada di dunia

A. SISTEM EKONOMI LIBERAL(KAPITALIS)
System ekonomi liberal adalah system perekonomian yang menghendaki kebebasan dalam sendi ekonomi.

Ciri-ciri system perekonomian LIBERAL (KAPITALIS) :

  • Setiap individu bebas memilih pekerjaan.
  • setiap individu bebas memiliki alat alat produksi
  • setiap individu bebas mengadakan persaingan


Kelemahan System Ekonomi Liberal :

Tidak ada kekuatan yang dapat melindungi hak kepemilikan .
Orang yang tidak mempunyai sumber daya yang dijual akan menderita dan kelaparan.
Beberapa produsen akan berusaha memonopoli pasar dengan cara mengurangi persaingan.

B. SISTEM EKONOMI SOSIALIS(ETATISME)
Sistem ekonomi yang segala bentuk kegiatan ekonomi dikuasai,dikelola, dan di kendalikan oleh Pemerintah Pusat . Negara penganut yaitu RRC, POLANDIA RUMANIA, dll.

Ciri-ciri system perekonomiasn Sosialis :

  • Perekonomian diatur dan dikuasai oleh pemerintah.
  • Produksi disesuaikan dengan dan daya beli masyarakat
  • Negara memiliki monopoli dalam hal yang menyangkut orang banyak


Kelemahan Sistem Ekonomi ETATISME(SOSIALIS) :

  • Pengelolaan perekonomian merupakan suatu hal yang rumit.
  • Tidak ada individu yang memiliki sumber daya
  • Tiap tiap individu mempunyai kebebasan yang relative terbatas dalam membuat ekonomi.


C. SISTEM EKONOMI CAMPURAN

Sistem ekonomi yang memadukan antara system perekonomian LIBERAL dengan KAPITALIS.

Ciri-ciri system perekonomian CAMPURAN :

  • pemerintah ikut aktif dalam kegiatan ekonomi
  • Hak milik swasta atas alat prodokswi diakui asalkan penggunaannya tidak merugikan kepentingan umum,
  • Pemerintah mengadakan pengawasan dan bimbingan serta bantuan kepada swasta.

Sumber : http://www.scribd.com/doc/24506297/Sistem-Perekonomian-Dunia

Pendapat : Setelah melihat dari penjelasan di atas menurut saya sistem perekonomian di setiap negara itu berbeda-beda tergantung pada negara tersebut mamakai sistem perekonomian yang mana, dan apakah sistem perekonomian yang dipakai tersebut diterima oleh setiap orang apa tidak, jika sistem perekonomian tersebut diterima oleh setiap orang maka akan sangat berguna untuk mengembangkan perekonomian di negara tersebut, dan dari setiap sistem perekonomian tersebut tidak luput dari suatu masalah walaupun dari segala pokok permasalahan yang ada pada perokonomian yang muncul bisa dipecahkan dengan mudah atau membutuhkan suatu proses yang bertahap.


Produksi, menyangkut masalah usaha atau kegiatan mencipta atau menambah kegunaan suatu benda.

Konsumsi, menyangkut kegiatan menghabiskan atau mengurangi kegunaan suatu benda.

Distribusi, menyangkut kegiatan menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: